Cara Membuat dan Contoh Surat Jual Beli Tanah Yang Sah 1

Contoh Surat Jual Beli Tanah – Jika Anda bingung ketika membuat surat jual beli tanah yang baik, maka perhatikan teknik pembuatan  dan juga contoh surat jual beli tanah berikut ini. Hal ini penting, agar Anda tidak salah dalam membuat surat tersebut.

Contoh Surat Jual Beli Tanah

Identitas lengkap pihak penjual dan pembeli

Dalam contoh surat jual beli tanah berikut ini, terdapat identitas lengkap tentang pihak penjual dan juga pembeli. Maka dengan kata lain, ketika Anda akan membuat surat tersebut, Anda juga harus mencantumkan identitas resmi dari pihak penjual dan pihak pembeli.

Identitas yang dimaksud adalah nama lengkap, tempat tanggal lahir, pekerjaan, alamat dan juga no KTP. Pada urutan pertama akan menyebutkan pihak pertama atau penjual, sedangkan pada urutan kedua akan menjelaskan tentang pihak kedua atau pembeli.

Deskripsi atau gambaran tanah yang akan dijual

Berikutnya dalam contoh surat jual beli tanah adalah menjelaskan tentang deskripsi atau juga gambaran tanah yang akan dijual, seperti posisi letak tanah yang ada pada alamat, luas tanah dalam bentuk meter persegi, batas tanah dari 4 penjuru, status kepemilikan tanah, no surat tanah, dan juga harga tanah yang disepakati.

Tidak hanya itu, dalam surat tersebut, juga disebutkan tentang pihak penjual akan menjual tanah yang dimilikinya, pada pihak pembeli.

Contoh Surat Jual Beli Tanah

Adanya jaminan dan identitas saksi

Dalam contoh surat jual beli tanah ini juga dicantumkan tentang adanya jaminan dan juga identitas dari para saksi proses jual beli tanah tersebut. Khusus untuk saksi, ada 2 orang saksi yang akan ditunjuk. Masing-masing saksi ini, akan memberikan informasi tentang nama lengkap, tempat tanggal lahir, pekerjaan, alamat lengkap, dan hubungan kekerabatan dengan pihak terkait. 2 orang saksi ini, sebaiknya masing-masing mewakili pihak penjual dan juga pihak pembeli.

Cara dan batas waktu pembayaran

Dalam contoh surat jual beli tanah juga terdapat informasi tentang cara membayar dan batas waktu pembayaran. Dengan demikian, surat jual beli tersebut, akan menjelaskan tentang besaran uang cicilan yang akan diberikan, dalam kurun waktu seperti yang telah disepakati.

Disini Anda akan menjelaskan tentang :

  • Besaran DP atau Down Payment yang akan dibayar dalam hitungan persen dari keseluruhan total pembayaran.
  • Berikutnya membahas tentang jumlah uang muka yang akan dibayar, dalam bentuk rupiah, yang akan dibayar pada tanggal, bulan dan tahun, dari tanggal perjanjian. Pada keterangan ini juga akan dijelaskan tentang jangka waktu cicilan, akan dibayar per tanggal, dan besaran cicilan itu sendiri.
  • Ulasan mengenai besaran cicilan pertama juga akan disebutkan dalam surat tersebut, mulai dari besaran jumlah, dan pembayaran paling lambat.
  • Yang terakhir akan membahas tentang besaran cicilan terakhir, mulai dari besaran jumlah, dan pembayaran paling lambat.

Contoh Surat Jual Beli Tanah

Penutup surat

Pada contoh surat jual beli tanah di bagian penutup surat, Anda akan menjelaskan tentang kondisi ketika dibuatnya surat pernyataan tersebut. Dimana surat tersebut dibuat tanpa adanya paksaan dan tekanan dari pihak manapun.

Berikutnya surat jual beli tanah tersebut, akan ditandatangani oleh pihak pembeli, pihak penjual, dan juga para saksi. Akan lebih baik, jika surat tersebut, juga diketahui, dan ditandatangani oleh kepala desa atau kepala lurah setempat.

Dalam proses pembuatan surat jual beli tanah tersebut, ada baiknya jika Anda juga mencantumkan atau menambahkan pasal-pasal lain. Sesuai kesepakatan dari kedua belah pihak, misalnya saja, biaya balik nama, dan hal lainnya.

"Cara Membuat dan Contoh Surat Jual Beli Tanah Yang Sah" - By Laily Affandra - - No Comments

ADD COMMENT