Santai di Masa Tua, Pilih Investasi Rumah atau Tanah? 1

Investasi Rumah atau Tanah – Orang sering bergaya dengan menyebut kata investasi namun apa sih arti kata itu? Investasi adalah sebuah tabungan dengan berbagai bentuk di masa depan dengan jangka waktu yang lebih lama dan memungkinkan seumur hidup bagi pemiliknya.

Pemikiran yang pintar untuk Anda adalah dengan menabung uang dalam bentuk investasi rumah atau tanah karena harga tanah atau rumah semakin tahun akan semakin meroket dan setiap orang pasti mendambakan sebuah tempat berteduh yang diharapkan.

Akan tetapi, Anda jangan sembarangan dalam menginvestasikan uang Anda dalam bentuk tanah atau rumah jika Anda belum mengenal dengan baik seluk beluk dan detil tentang rumah dan tanah.

Investasi Rumah atau Tanah

Hal terpenting dalam investasi rumah atau tanah agar ke depannya tidak menyesal karena salah target, antara lain:

Lokasi tanah atau rumah

Perlunya Anda survey ke semua target untuk melihat bagaimana kondisi wilayah tanah atau rumah sehingga ketika telah yakin Anda tidak akan menyesal di kemudian hari. Misalnya, Anda ingin membeli rumah atau tanah area strategis dekat kampus, anak sekolah atau kawasan industri, pinggir jalan.

Jangan membeli tanah di area dataran tinggi dengan kondisi jalan rusak atau susah dilewati kendaraan, apalagi sinyal susah. Hal tersebut hanya akan membuat Anda kecewa karena prospek ke depannya kurang begitu diminati oleh orang.

Harga

Anda memiliki uang banyak tetapi tak perlu menghabiskan semua dengan membelinya, ada hal lain yang bisa Anda perhatikan. Sebagai contoh, Anda membeli rumah dengan lokasi strategis dengan harga lumayan murah, karena Anda sedang mujur.

Sebaiknya jika Anda mau investasi rumah ataupun tanah dengan harga setengah dari tabungan Anda, agar sisanya bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah atau tanah karena biasanya ada bea tambahan seperti kepengurusan surat pindah pemilik, merenovasi sedikit.

Kritis dengan kompetitor

Pesaing/kompetitor pencari rumah atau tanah setiap hari selalu hunting untuk memperbanyak lahan investasi. Maka, jika Anda kritis dan peka siapa saja broker atau kompetitor tanah dan rumah Anda harus tembak si penjual lebih dekat sehingga target tanah atau rumah bisa Anda dapatkan dengan mulus.

Kualitas

Penting sekali bagi Anda dalam mempertimbangkan kualitas rumah atau tanah sehingga tidak “kecolongan” ketika sudah deal harga. Ada berbagai kasus rumah atau tanah ketika akan dijual diperbaiki sementara agar terlihat sempurna, setelah seminggu ternyata banyak perbaikan seperti bocor, tembok retak, kondisi tanah banyak mengandung air.

Investasi Rumah atau Tanah

Setelah poin di atas Anda ketahui, ada poin kedua yaitu prosedur pengelolaan investasi rumah ataupun tanah:

  • Data pemilik
  • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Nikah (jika sudah menikah)
  • Sertifikat asli kepemilikan
  • Akta Notaris.
  • Struk Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 5 tahun terakhir.
  • Struk NPWP.
  • Fotokopi WNI atau ganti nama, bila ada untuk WNI keturunan.
  • Surat kesepakatan persetujuan suami-istri (bagi yang sudah berkeluarga).
  • Akta kematian (jika suami/istri telah meninggal).
  • Struk Pembagian Harta (gono-gini) jika suami-istri telah bercerai
  • Data pembeli
  • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK).
  • Surat Nikah (jika sudah nikah).
  • Struk NPWP
  • Mengurus AJB (AKTA JUAL-BELI)
  • Pembuatan AJB harus dihadiri penjual dan pembeli di kantor PPAT, saksi 2 minimal orang
  • Petugas PPAT akan membacakan aturan dan detil AJB
  • Jika penjual dan pembeli menyetujui, akta akan di ACc oleh keduanya. AJB dicetak dua lembar asli, 1 untuk kantor PPAT dan 1 lagi ditujukan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama. Kemudian copyan untuk penjual dan pembeli.

Mengurus di Kantor Pertanahan

Investasi Rumah atau Tanah

Setelah Akta Jual Beli selesai maka Anda bisa melanjutkan kepengurusan ke Kantor Pertanahan untuk proses balik-nama dan nantinya Anda akan menerima sebuah buku sertifikat tanah yang baru berisi nama Anda.

Hati-hati jika Anda akan menabung masa depan dengan cara Investasi Rumah atau Tanah agar di masa depan Anda tidak tersangkut tindak hukum yang berkaitan dengan kepemilikan, batas tanah atau semacamnya.

"Santai di Masa Tua, Pilih Investasi Rumah atau Tanah?" - By Laily Affandra - - No Comments

ADD COMMENT