Proses Jual Beli Tanah Dengan Benar yang Wajib Kamu Ketahui 1

Proses Jual Beli Tanah – Melakukan proses jual beli tanah memang harus diperhatikan dengan baik alurnya dengan benar. Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan keabsahan proses jual beli tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Sehingga sangat penting bagi anda untuk memahaminya dengan baik agar tidak sampai terjadi masalah di kemudian hari yang tentunya akan sangat merugikan anda dan beberapa pihak terlibat.

Proses Jual Beli Tanah

Syarat Proses Jual Beli Tanah

Dalam menjalankan proses jual beli tanah memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dengan baik terlebih dahulu. Pemenuhan syarat ini menjadi langkah pertama yang harus anda perhatikan dengan baik untuk memudahkan proses selanjutnya. Berikut beberapa persyaratan yang harus anda penuhi untuk jual beli tanah yaitu :

  • Data penjual harus dilengkapi terlebih dahulu seperti fotokopi KTP, KK, surat nikah, bukti pembayaran PBB, NPWP, sertifikat hak milik tanah yang dijual, surat bukti persetujuan keluarga, akta kematian jika pemiliknya sudah meninggal dunia dan surat perceraian jika penjual sudah bercerai. Berbagai data pendukung ini memang sangat penting untuk mengetahui asal-usul tanah terutama kepemilikannya demi menghindari adanya sengketa karena kesalahpahaman nantinya baik dengan pihak pasangan atau keluarga penjual
  • Data pembeli juga turut dilengkapi seperti fotokopi KTP, KK, surat nikah dan NPWP. Jika memang diperlukan juga bisa diminta berbagai surat pendukung lain seperti misalnya surat pernyataan dan lainnya
  • Melakukan proses pembuatan Akta Jual Beli (AJB) sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pihak PPAT, sehingga anda tinggal memenuhi prosedur yang ada di sana
  • Setelah proses pembuatan AJB maka selanjutnya anda melakukanproses ke kantor pertanahan dengan berkas surat permohonan balik nama, AJB, sertifikat hak atas tanah, fotokopi KTP penjual serta pembeli dan bukti lunas pembayaran pajak tanah

Proses Jual Beli Tanah

Faktor Proses Jual Beli Tanah Dianggap Tidak Sah

Anda harus sangat berhati-hati dan jeli terhadap proses jual beli tanah karena ada juga beragam kondisi yang membuatnya menjadi tidak sah. Tentu saja akan menimbulkan masalah baru jika proses yang anda lakukan dianggap tidak sah. Maka perhatikan setiap langkahnya dan lengkapi berkas yang memang harus diserahkan sebaik mungkin.

Berikut beberapa faktor penyebab proses jual beli tanah dianggap menjadi tidak sah yaitu :

  • Jual beli tanah yang dilakukan dengan perjanjian di bawah tangan tentu akan dianggap tidak sah meskipun proses pembayarannya sudah dilunasi sesuai kesepakatan kedua belah pihak
  • Pemeriksaan berbagai berkas yang mendukung proses jual beli harus dilakukan dengan detail dan cermat, sehingga tidak ada kesalahan yang terjadi nantinya selama masa penjualan
  • Pihak penjual dna pembeli berkewajiban untuk membayar pajak transaksi secara lunas, sehingga poin ini tidak boleh dilewatkan karena menjadi salah satu syarat sah proses jual beli yang dilakukan
  • Pembuatan akta jual beli menjadi hal yang sangat penting untuk dilengkapi dalam proses tersebut, sehingga jangan sampai anda tidak membuatnya

Proses Jual Beli Tanah

Jika tidak mengetahui bagaimana cara melakukan pemeriksaan berkas yang akan digunakan sebagai bukti jual beli maka saat datang ke kantor PPAT maka anda bisa meminta pada notaris untuk melakukan pemeriksaan secara mendetail.

Sehingga hal tersebut akan memudahkan bagi anda untuk melanjutkan proses jual beli secara sah dan sesuai prosedur hukum penjualan yang berlaku. Ketahui lebih dulu syarat-syarat yang akan membuat proses jual beli tanah yang anda lakukan dianggap transaksi sah.

"Proses Jual Beli Tanah Dengan Benar yang Wajib Kamu Ketahui" - By Laily Affandra - - No Comments

ADD COMMENT